Melangkah dalam Kasih Karunia Allah
Worship Music for Reflection
Your Grace Is Enough – Chris Tomlin
Dalam kehidupan ini, kita sering merasa lemah, tidak layak, dan tak berdaya. Ada saat-saat ketika kita bergumul dengan kegagalan, dosa, dan ketakutan. Namun, di tengah segala keterbatasan kita, Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya dengan penuh keberanian. Kasih karunia-Nya bukan hanya sekadar pengampunan, tetapi juga kekuatan bagi kita untuk terus berjalan dalam iman. Kita tidak perlu ragu atau takut untuk datang kepada Tuhan, karena kasih karunia-Nya selalu tersedia bagi kita. Bayangkan seorang anak kecil yang berlari kepada ayahnya saat dia jatuh dan terluka. Sang ayah tidak menolaknya, tetapi justru mengangkatnya dan merawat lukanya. Begitulah kasih karunia Tuhan—selalu siap menyambut kita, menguatkan kita, dan memberi kita pertolongan pada waktu yang tepat.
Dalam Ibrani 4:16, Berkata:
"Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya."
Pelajaran dari Kasih Karunia Tuhan
- Kasih Karunia Memberikan Keberanian
- Kasih Karunia Adalah Pertolongan yang Selalu Tepat Waktu
- Kasih Karunia Memampukan Kita untuk Melangkah
Kita tidak perlu datang kepada Tuhan dengan rasa takut atau malu. Dia mengundang kita untuk mendekat dengan penuh keberanian karena kita adalah anak-anak-Nya.
Tuhan tidak pernah terlambat. Dia tahu kapan kita membutuhkan pertolongan-Nya, dan Dia selalu menyediakan kasih karunia-Nya pada waktu yang tepat.
Kita tidak berjalan sendiri. Kasih karunia Tuhan memberi kita kekuatan untuk bangkit dari kegagalan dan terus melangkah dalam iman.
Ayat Hari Ini
"Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia." (Mazmur 103:8)
Kasih karunia Tuhan adalah sumber kekuatan kita. Jangan ragu untuk datang kepada-Nya dan melangkah dengan iman, karena Dia selalu siap menolong kita.
Refleksi Pribadi
Renungkanlah:
- Apakah saya sering merasa tidak layak untuk datang kepada Tuhan?
- Bagaimana saya bisa lebih berani melangkah dalam kasih karunia Tuhan setiap hari?
- Dalam situasi apa saya saat ini membutuhkan kasih karunia-Nya untuk menguatkan saya?